Featured Products

Vestibulum urna ipsum

product

Price: $180

Detail | Add to cart

Aliquam sollicitudin

product

Price: $240

Detail | Add to cart

Pellentesque habitant

product

Price: $120

Detail | Add to cart

YAHUDI VS ZIONISME

 

 

Ucapan Ana Kasparian --jurnalis Amerika-- ini bisa kita jadikan standpoint dalam mengutuk kebengisan zionis israel. Ini memang harus diperjelas: kita tidak membenci seseorang karena lahir sebagai Yahudi. 

Buat seorang Muslim, bahkan Nabi pernah hidup berdampingan secara rukun dengan orang Yahudi di Madinah. Meskipun pernah terjadi pengkhianatan, tapi tak semua Yahudi turut dalam kejahatan tersebut. Bahkan tidak sedikit rabi Yahudi yang mengakui kenabian Muhammad Shallallahu alaihi wassalam. 

Sikap anti-semit harus kita jauhi. Bagaimana caranya? Dengan mulai membedakan antara Yahudi sebagai etno-religius dan zionis sebagai ideologi nasionalis Yahudi yang menjadi tulang punggung berdirinya negara apartheid bernama israel. 

Ini yang kadang susah dibedakan oleh beberapa orang. Tidak usah jauh-jauh, kadang kita membaca cuitan dari warganet yang mengutuk serangan israel, tapi kesan tulisannya sangat melaknat Yahudi secara general. Bahkan ada yang tanpa sadar membenarkan tindakan Hitler membantai mereka. 

Begitu juga sebaliknya. Orang israel sendiri mudah sekali menuduh orang yang mengecam serangan zionis israel kepada Palestina sebagai anti-semit. Dia pun tak bisa lagi membedakan antara Yahudi dan zionisme. Termasuk netanyahu si tukang jagal anak-anak sering menggunakan tuduhan antisemitisme untuk merespon berbagai kritik internasional. 

Jadi mengkritik zionis israel sebagai tukang genosida, tidak otomatis menolak keberadaan orang Yahudi di dunia. Menurut Roger Garaudy dalam bukunya yang pernah saya baca, sebenarnya organisasi ini (zionis) didirikan oleh para nasionalis sekuler (profan), tapi menjadikan agama yang sakral sebagai basis, sekadar untuk mendapat legitimasi. Nama israel kemudian sengaja dipilih. 

Lebih jauh lagi. Dalam buku ‘Mitos dan Politik Israel’ yang ditulis oleh Roger Garaudy ini, dijelaskan bahwa kelompok zionis justru melakukan kolusi dengan Nazi. Jadi mereka bukannya tidak tahu ada pembantaian terhadap orang-orang Yahudi (kaumnya sendiri). Itu dibuktikan lewat surat-menyurat dan memorandum Partai Nazi dan kelompok zionis Jerman. 

Tak heran ketika awal mula negara apartheid ini hendak dideklarasikan (1948), banyak penentangnya dari kalangan Yahudi (etno-religius) sendiri. Saya sebut saja satu nama dari kalangan sosialis yang fokal menentangnya: Albert Einstein. Lewat suratnya, dengan tegas Einstein menyebut zionis sebagai agen teroris.

Label yang diberikan oleh Einstein itu masih valid sampai hari ini.

No Response to "YAHUDI VS ZIONISME"

Posting Komentar